PPDB SMP TA 2018-2019 DKI JAKARTA

PPDB SMP

Persyaratan PPDB SMP

PPDB SMP harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. memiliki SHUS-BN/DNUS SD/SDLB/MI/Paket atau SKYBS;
  2. berusia maksimal 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2018.
  3. memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan memperlihatkan Kartu Keluarga (KK).

Pelaksanaan:

  1. Tahap Pertama Jalur Lokal
  2. Tahap Kedua Jalur Umum
  3. Tahap Ketiga

 

Tahap Pertama Jalur Lokal:

  1. pelaksanaan Tahap Pertama Jalur Lokal diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan sesuai dengan domisili paling akhir tanggal 1 Januari 2018 berdasarkan zona sekolah.
  2. kuota yang disediakan untuk  Tahap Pertama Jalur Lokal minimal 55% (lima puluh lima persen) dari daya tampung.
  3. Pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran online untuk PPDB SMP maksimal 3 (tiga) sekolah;
  4. Calon peserta didik baru yang diterima tetapi tidak lapor diri pada Tahap Pertama Jalur Lokal, dapat mengikuti PPDB tahap ketiga;
  5. Calon peserta didik baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan sesuai jadwal;
  6. dalam hal masih terdapat kuota yang tidak terpenuhi pada Tahap Pertama Jalur Lokal, maka kuota dimaksud dilimpahkan kepada PPDB Tahap Kedua Jalur Umum.

 

Tahap Kedua Jalur Umum:

  1. PPDB Tahap Kedua Jalur Umum diperuntukkan bagi calon peserta didik baru :
    • yang bertempat tinggal/berdomisili di Provinsi DKI Jakarta; dan
    • yang bertempat tinggal/berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta;
    • belum pernah mendaftar pada Tahap Pertama.
  2. kuota yang disediakan untuk Jalur Umum adalah 35% (tiga puluh lima persen) dari daya tampung dengan rincian:
    • kuota calon peserta didik yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta sebanyak 30% (tiga puluh persen), ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 1 Januari 2018;
    • kuota calon peserta didik yang berdomisili di luar Provinsi DKI Jakarta sebanyak 5% (lima persen);
  3. Pilihan sekolah pada saat pengajuan pendaftaran online untuk SMP maksimal 3 (tiga) sekolah;
  4. Calon peserta didik baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal;
  5. dalam hal kuota tidak terpenuhi pada pelaksanaan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum, maka kuota dimaksud dilimpahkan pada Tahap Ketiga Jalur Umum.

Tahap Ketiga Jalur Umum:

  1. PPDB Tahap Ketiga dilaksanakan apabila terdapat sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum;
  2. PPDB Tahap Ketiga Jalur Umum hanya untuk calon peserta didik baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta ditunjukkan dengan Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 1 Januari 2018, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • tidak diterima pada PPDB Tahap Pertama maupun PPDB Tahap Kedua;
    • belum mendaftar pada PPDB Tahap Pertama maupun Tahap Kedua;
    • diterima tetapi tidak lapor diri pada PPDB Tahap Pertama maupun kedua.
  3. PPDB Tahap Ketiga, pelaksanaannya sama dengan PPDB Tahap Kedua Jalur Umum;
  4. Calon peserta didik baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan sesuai jadwal.

 

Seleksi PPDB dilakukan secara online dan dilakukan dengan urutan langkah sebagai berikut:

  1. nilai rata-rata hasil US/M-BN atau UN/UNPK;
  2. urutan pilihan sekolah;
  3. perbandingan nilai US/M-BN atau UN/UNPK setiap mata pelajaran yang lebih besar dengan urutan langkah :
    1. Bahasa Indonesia;
    2. Matematika;
    3. Ilmu Pengetahuan Alam
  4. umur calon peserta didik baru.

ppdb SMP

Informasi Guru Privat

klik Gb. berikut:

Guru ke Rumah A&B

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *