Rotasi Bumi dan Revolusi Bumi

Rotasi Bumi dan Revolusi Bumi

Rotasi Bumi

 

Rotasi Bumi adalah gerakan bumi berputar pada porosnya atau pada sumbunya. Bumi berputar ke arah timur, atau jika dilihat dari utara, putaran bumi berlawanan dengan arah jarum jam. Akibat rotasi bumi maka daerah di muka bumi yang terkena mataharipun bergilir. Setiap daerah di bumi mengalami siang dan malam. Daerah yang terkena sinar matahari, karena daerah tersebut berhadapan lansung dengan matahari maka daerah tersebut dalam keadan siang hari. Sebaliknya daerah yang tidak terkena sinar mata hari sehingga terlihat gelap berarti pada daerah tersebut malam hari. dengan panjang siang dan malam yang bisa berbeda-beda. Waktu yang diperukan bumi untuk berotasi (rotasi bumi satu putaran penuh) ialah 24 jam. Rotasi bumi

Revolusi Bumi adalah gerakan bumi mengelilingi matahari. revolusi bumi berarti aktivitas bumi mengitari matahari sebagai pusat tata surya. Waktu tempuh bumi untuk satu putaran penuh mengelilingi matahari adalah satu tahun atau selama 365¼ hari.

Gerak semu matahari

Gerak semu matahari adalah posisi matahari yang seolah-olah berubah karena matahari seperti berpindah tempat. Ini terjadi karena bumi saat berjalan mengelilingi matahari dalam posisi miring terhadap matahari. Maka pada saat mengelilingi matahari, jatuhnya sinar matahari pada permukaan bumipun berpindah-pindah dari kutub utara-katlistiwa-kutub selatan.

Rotasi Bumi

  • Pada tanggal 21 Maret, belahan bumi utara dan selatan mendapatkan penyinaran matahari dalam jumlah yang sebanding. Artinya, porsi sinar matahari di kedua belahan bumi adalah sama. Matahari seolah berada tepat di ktlistiwa. Selanjutnya matahari seolah-oleh bergerak ke arah utara, sehingga belahan bumi utara mendapatkan penyinaran yang lebih banyak. Sebaliknnya, belahan bumi selatan mendapatkan penyinaran yang lebih sedikit. pada saat inilah, di belahan bumi selatan terjadi musim gugur, dan peristiwa ini terjadi hingga tanggal 21 Juni.
  • Ketika tanggal 21 Juni, belahan bumi yang miring ke arah matahari adalah bagian utara. karenanya bagian utra mendapat penyinaran yang lebih terang. Ini menyebabkan musim panas dibagian utara, sebaliknya musim dingin di bagian selatan. Bumi terus berevolusi
  • Pada tanggal 23 September ini matahari sudah mencapai khatulistiwa lagi, akibatnya belahan bumi utara hanya memperoleh sedikit penyinaran. Hal ini mengakibatkan belahan bumi utara mengalami musim gugur. Dan belahan bumi selatan mengalami musim semi, karena sinar matahari yang diterima semakin banyak.
  • Ketika tanggal 21 Desember, matahari berada pada kedudukan paling selatan dan sekarang mulai bergerak ke arah utara. Daerah di bagian bumi utara mulai mendapatkan sinar matahari yang bertambah, dan sebaliknya di belahan bumi selatan mulai berkurang sinar mataharar matahari yang bertambah, dan sebaliknya di belahan bumi selatan mulai mendapatkan sinya. Akibatnya di belahan bumi selatan mengalami musim panas dan belahan bumi utara mengalami musim dingin.

 

Info Bimbel Privat A&B

Guru ke Rumah A&B (grup fb)

 

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *