Bonus Demografi Indonesia Tahun 2025-2030

Bonus Demografi

Dari kajian demografi, Indonesia diperkirakan akan masuk pada fase bonus demografi pada rentang waktu 2025-2030. Bonus demografi akan dicapai ketika jumlah penduduk usia produktif lebih banyak daripada usia non produktif. Usia produktif itu antara usia 15 tahun sampai dengan usia 64 tahun. Berdasarkan proyeksi BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia mencapai puncak bonus demografi berada pada angka 70%. Angka tersebut berada pada rentang waktu 2025-2030. Dengan lebih banyaknya kelompok usia kerja (usia produktif) dibandingkan dengan non prodktif, artinya Bangsa Indonesia menjadi negara produktif. Dengan demikian kondisi ekonomi Indonesia akan meningkat. Indonesia akan naik tingkat dari negara berkembang menjadi negara maju.

Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana menyatakan bahwa meningkatnya penduduk berusia produktif ini telah berperan dalam stablisasi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Bahkan, di negara seperti Thailand, Tiongkok, Taiwan, dan Korea; bonus demografi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 10–15%.

Entrepreneurship

Bonus demografi merupakan anugrah jika bangsa ini bisa memanfaatkan dengan baik, dan dikeloka secara profesional. Hal yang harus mendapat perhatian khusus adalah ketersediaan lapangan kerja. Bonus demografi bisa berbalik menjadi petaka, ketika jumlah tenaga kerja tidak terserap dengan baik. Kurangnya lapangan kerja mengakibatkan banyaknya pengangguran. Karenanya perlu antisipasi dari berbagai pihak.

Masyarakat terutama yang masuk angkatan kerja dalam rentang waktu 2025-2030 harus dibekali jiwa kewirausahaan. Masyarakat, penentu kebijakan dan seluruh pemangku kepentingan perlu bahu membahu menciptakan kondisi yang kondusif dalam pembentukan Entrepreneurship. Sehingga melimpahnya penduduk angkatan kerja bukanlah satu beban melainkan justru menciptakan produktifitas yang tinggi. Melimpahnya penduduk usia kerja yang memiliki jiwa wirausaha akan melahirkan banyaknya lapangan kerja. Inilah kondisi bonus demografi yang membawa anugrah. Peran Guru Menyongsong Bonus Demografi Masyarakat dengan kelompok usia kerja (usia produktif) pada tahun 2025-2030 adalah mereka yang sekarang masuk ke Perguruan Tinggi, Mereka yang sedang belajar di SLTA juga yang berada di SLTP. Maka sekolah dan Perguruan Tinggi menjadi sangat penting peranannya untuk menciptakan SDM yang berkualitas. SDM yang mampu memanfaatkan secara optimal peluang yang ada oleh terjadinya perkembangan struktur demografi.
_______________________________________

 

Penulis: Emris Abe

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *