Benua Australia Terus Bergerak Mendekat Indonesia

Benua Australia

Seperti hipotesis Alfred Wegener dalam teori Continental Drift , bahwa lempeng benua terus bergerak. Demikian dengan Benua Australia yang saat ini terus bergerak ke utara. Pergerakan lempeng tektonik ini diketahui dari data yang dihasilkan oleh sinkronisasi GPS (Global Positioning System). Dalam 22 tahun telah bergeser sejauh 1,5 meter. Menurut para ahli sebagaimana dikutip dari ABC News,  lempeng Australia merupakan lempeng benua dengan pergeseran tercepat di muka bumi. Benua Australia ini bergerak ke Utara dan sedikit mengarah ke Timur sekitar 5-7 cm setiap tahunnya. Pergerakan ini berpotensi menyebabkan besarnya kemungkinan terjadi gempa tektonik. Benua Australia perlahan kian dekat ke khatulistiwa dari tahun ke tahun. Benua Australia yang berada di atas lempeng tektonik memiliki pergerakan paling cepat dan bertumbukan dengan lempeng pasifik. Akibat pergerakan dua lempeng ini area sekitar Indonesia dan Australia sering terjadi gempa bumi. Misalnya, gempa berkekuatan 8,1 sr yang melanda utara Pulau Macquarie pada tanggal 23 Desember tahun 2004.

Benua Australia 50 Juta Tahun Yang Akan Datang

50 juta tahun yang akan datang, Benua Australia akan bergabung dengan wilayah Asia Tenggara. California akan bergerak ke utara ke arah Alaska dan benua Atlantik akan semakin luas, serta Afrika akan bergabung dengan Benua Eropa. Demikian prediksi yang dilakukan Nasa dari pengolahan data satelit yang didasarkan pada keceenderungan arah pergeseran benua. Nasa, Badan Penerbangan dan Antariksa NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa Amerika Serikat dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang.

Australia yang berada pada lempeng Indoaustralia, akan menabrak  Indonesia yang berada pada lempeng Euroasia. dengan mendorongnya ke atas dan lempeng Indoaustralia menyusup ke dalamnya menurut  peneliti dari Balai Besar Meteorologi dan Geofisika (BMG) Wilayah II Denpasar. Secara ilmiah, kejadian ini disebut "Elastik Rebound Theory". Penyusupan terjadi karena lempeng Indoaustralia lebih tinggi masa jenisnya, sehingga bergerak ke bawah mendesak lempeng EuroAsia ke atas.

_______________________________

By Abe Emris

 

Continental Drift (Teori Apung Benua)

 

 

 

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *