Likuifaksi Tanah Proses dan Akibatnya

Likuifaksi

Likuifaksi tanah (soil liquefaction) atau pencairan tanah (sederhananya) terjadi karena naiknya air di bawah tanah akibat guncangan hebat sehingga menyebabkan tanah di atasnya menjadi lumpur. Bahaya dari 'tanah bergerak' ini adalah bangunan akan ambles masuk ke dalam. Silahkan simak ilustrasi terjadinya likuifaksi, pada tayangan berikut:

Dikutip dari salah satu media online, Yosef Prihanto (Peneliti Geografi dan Tata Ruang Badan Informasi Geospasial). Ia mengungkapkan cara sederhana untuk menentukan ciri-ciri tanah rawan likuifaksi, bisa dilihat dari material dasar penyebab likuifaksi yakni tanah pasir: "Coba ambil tanah dan air di daerah rumah anda, rasakan apakah pasirnya banyak. Coba raba dengan tangan saja," tutur Yosef di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis, (11/10). Langkah selanjutnya degan mengamati rumput sekitar yang tumbuh di daerah rumah. Apabila tumbuh rumput jarum, dapat dipasatikan materi dasar tanah sekitarnya adalah pasir.

"Kemudian  lihat di lingkungan sekitar kalau ada tumbuhan yang bentuknya seperti rumput jarum yang bintang, itu adalah salah satu ciri material dasar di tempat Anda pasti pasir," kata Yosef.

Ikatan Ahli Geologi Indonesia, dikutip dari sumber pemberitaan media online yang berbeda menjelaskan, fenomena likuifaksi yang kini tengah terjadi di Palu, Sulawesi Tengah akibat tanah yang strukturnya pasir dan jenuh air. Ketua IAGI Sukmandaru Prihamoko menjelaskan,: “likuifaksi terjadi di daerah yang meski permukaan tanahnya bebatuan dan keras tetapi dasarnya pasir, misalnya pasir pantai dan jenuh atau air penuh, masyarakat mendirikan rumah atau membangun jalan di tanah yang terlihat keras, padahal tanah seperti itu memungkinkan terjadinya likuifaksi”.

Dampak Likuifaksi diantaranya adalah:

  1. Tanah bergeser, (bangunan yang ada diatasnya bisa roboh atau bergeser)
  2. Permukaan tanah menjadi turun
  3. Material diatas tanah dapat hanyut

 

Lokuifaksi di Petobo, Palu Selatan

Setelah gempa terjadi di Palu dengan krkuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 pada pukul 18:02 WITA, terjadi likuifaksi di Petobo, Palu Selatan. Petobo kelurahan di bagian selatan-tenggara kota Palu yang berbatasan langsung dengan Kab. Sigi & Kab. Donggala.

Setelah gempa terjadi di Palu, 28 September 2018 pada pukul 18:02 WITA, terjadi likuifaksi di Petobo, Palu Selatan. Petobo kelurahan di bagian selatan-tenggara kota Palu yang berbatasan langsung dengan Kab. Sigi & Kab. Donggala.

Likuifaksi di Petobo , Kota Palu

likuifaksi

________________

By Emris Abe

Mitigasi Bencana

Share Button