Catur Permainan Melatih Performa Otak

catur

      Beberpa penelitian mengungkap permainan catur berpengaruh baik pada perkembangan kemampuan otak. Catur merupakan permainan yang setiap langkah melibatkan pemikiran dan analisis cukup kompleks.  SWOT analisis (strength: kekuatan, weakness: kelemahan, opportunities: peluang, threats: ancaman). Analisis ini dilakukan saat kita hendak melangkah, juga tiap langkah yang dilakukan lawan. Juga terkait dengan penguasaan ruang strategis untuk mencapai kemenangan dalam tempo sesingkat mungkin. Atas dasar pmikiran ini, maka pada permainan catur berpikir keras dimulai sejak akan melakukan langkah pertama. Bagaimana ia bepikir untuk memilih 1 "cara melangkah", dari kemungkinan (minimal) 20 cara yang bisa.   Dibawah ini pengaruh bermain catur bagi performa otak:

Meningkatkan IQ dan SQ

Permainan catur mempengaruhi peningkatan kecerdasan seseorang, sama halnya memperkuat kemampuan berhitung, bahasa, dan menkaji suatu masalah. Penelitian dilakukan pada 4000 siswa kelas 2 SD (di Venezuela). Mereka mempelajari catur selama 4,5 bulan. Hasilnya luar biasa, ada kenaikan IQ secara signifikan dari 4000 siswa tersebut.

Motivasi Kejiwaan (spirit mental) sesorang yang tergambar dari Tes Spritual Question (SQ) terbukti bisa di tingkatkan dengan bermain catur.  Penelitian Dr. Stefurak (neuropsikologi kognitif) menyatakan: “instruksi dalam catur menstimulus pikiran dan emosi untuk menyusun susunan mental yang membuat timbulnya motivasi diri untuk pengembangan diri meraih prestasi belajar di sekolah dan dalam kehidupan”.

Kreatifitas

Dr Albert Frank, di Zaire, tahun 1973 melakukan penelitian selama setahun dan menemukan, anak-anak yang bermain catur memiliki kecerdasan spasial, numeric, administrasi, dan kemampuan mengarang.

Pemain catur senantiasa membayangkan langkah-langkah yang mungkin terjadi selanjutnya. Setiap langkah yang ia jalankan atau yang dijalankan oleh lawan selalu dipikirkan untung ruginya. Untuk melakukan itu pecatur dituntut mampu membayangkan kondisi yang akan terjadi selanjutnya. Inilah skill abstraksi yang bisa terbentuk. Kemampuan ini penting bagi seseorang untuk menciptakan ide-ide baru yang menunjukkan daya kreatifitasnya.

Melatih Berpikir Kritis dan Logis

Dr Robert ferguson melakukan penelitian terhadap PA Scholl District kepada siswa SMP disana. Ia menemukan bahwa waktu yang digunakan selama 64 jam dalam 32 pekan untuk bermain catur menunjukkan kemajuan dalam perkembangan daya kritisnya. Inilah yang disebut sebagai berpikir kedepan, memahami hal-hal apa yang akan terjadi, apakah menguntungkan atau tidak. Dialektika itulah yang selalu muncul saat kita bermain catur. Oleh karena itu pemain akan mampu menciptakan langkah preventif yang bisa berdampak sistemik bagi pola permainan yang berlangsung.

Setiap bidak memiliki langkah berbeda sesuai aturan permainan. Langkah setiap bidak akan mempengaruhi permainan, apakah semakin berkembang atau justru sebaliknya. Saat melangkahkan bidak-bidak pemain dituntut berpikir logis. Bahwa setiap langkah merupakan satu gerakan untuk mencapai kemenangan. Bermain catur, dituntut untuk senantiasa berpikir logis untuk menciptakan langkah-langkah yang tepat.

Melatih Kepekaan Diri

Studi tahun 1990-1992 di kota New York, menunjukkan hasil, pemain catur meningkat daya kinerja membacanya. Membaca disini dimaknai sebagai membaca kondisi, istilah lain adalah kepekaan diri. Dalam permainan catur kita harus peka terhadap setiap gerakan bidak musuh dan tidak boleh menganggapnya remeh. Oleh karena itu bermain catur turut membantu kepekaan terhadap perubahan kondisi.

Konsentrasi  Dan Kesabaran

Permainan catur menuntut pemainnya fokus. Tiap langkah harus di pikirkan dengan matang, salah langkah bisa berakibat "kerugian" bahkan kekalahan. Tiap langkah dituntut untuk menghadapi masalah yang di buat lawan. Juga musti melakukan serangan yang "menyulitkan" langkah lawan.
Menciptakan strategi dan taktik dalam permainan catur tidaklah mudah, butuh konsentrasi yang mendalam. Karenanya pemain pecatur yang berkonsentrasi hingga tidak menghiraukan kondisi di luar dirinya. Ini menunjukan catur permainan yang bagus untuk melatih daya konsentrasi,  fokus untuk menciptakan jalan keluar dan menyelesaikan masalah.

Bermain catur butuh berpikir yang mendalam dan ini membutuhkan waktu. Tidak aneh jika bermain catur bisa berlangsung hingga berjam-jam. Dan bisa saja berakhir tanpa ada yang menang. Inilah yang membuat pemain terlatih kesabarannya. Kara jika tidak sabar, justru bisa membuat pemain mengambil keputusan langkah yang salah.

Mencegah Melemahnya Daya Ingat

Lord Darzi (Pakar ilmu pembedahan) mengatakan, bahwa setiap orang memiliki resiko terkena penyakit otak tua. Oeh karena itu sejak awal mulailah mencegahnya dengan mengatur pola makan, berolahraga, dan merangsang otak dengan permainan-permainan seperti catur dan puzzle. Sejalan usia, menurunnya kemampuan otak, daya ingat melemah, mudah kikuk, pikun, umumnya diderita para lansia. Permainan catur, melatih sel-sel syaraf otak untuk tetap aktif sehingga performa otak tetap lebih baik.

Belajar Tanggung Jawab

Permainan catur berlatih membiasakan berpikir mandiri, tidak ada bantuan, tidak ada kesempatan kedua.  Semua harus dari pikiran mandiri. Inilah yang kemudian dampaknya melatih untuk memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri.

———————–

By Emris Abe

 

Analisis SWOT

Segitiga Kehidupan

Lempeng Tektonik

Gunung Merapi

 

Share Button

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *